Tahukan anda, bahwa mengajari anak agar menguasai semua kemampuan sekaligus tentu akan jauh lebih sulit dibandingkan kita mengajari anak satu kemampuan yang menjadi dominannya. Nah, kemampuan dominan itulah nantinya yang akan menjadi “pintu masuk”/”pemicu” awal anak untuk mudah belajar dan melatih kemampuan lainnya. Bagi anda yang sudah melakukan Tes STIFIn pada anak, maka akan lebih mudah untuk mengenali apa Kemampuan (Skill) Dominan yang sebaiknya kita ajarkan dan sebaiknya dijadikan hoby pada anak-anak kita sesuai dengan Mesin Kecerdasannya masing-masing.

1. Sensing‬

Ajari Menghapal dan Hoby Menandai Bacaan. Sensing kehebatannya memiliki kehebatan pada panca indera, fisik dan memori yang besar. Dalam aktifitas belajarnya sandingkan sedikit kegiatan fisik yang mengeluarkan keringat, misal diawal diajak bermain dahulu atau senam ringan.

2. Thinking‬

Ajari Membaca dan jadikan Membaca sebagai Hoby.  Semakin cepat anak Thinking bisa membaca, maka semakin cepat dan mudah dia belajar dengan menganalisa setiap yang dibaca. Anak Thinking memiliki sifat “sotoy” sok tahu, manfaatkan ini sebagai motivasi ia agar senang membaca hal-hal baru. “Dengan adek tau hal-hal ini maka adek bisa cerita kepada teman-teman saat mereka bertanya.”

‪3. Intuiting

Ajari Menulis dan jadikan Menulis sebagai Hoby. Semakin senang dia menulis, maka akan semakin banyak buku yang akan dia baca. Lalu dia tuangkan ke dalam bentuk tulisan ide dan imajinasinya. Sebab ide kreatifitasnya akan muncul saat ia membaca, agar ide itu tidak hilang, ajari anak untuk segera menuliskannya sesuai dengan bahasa dan kalimatnya sendiri, yang pasti nantinya tidak akan sama dengan yang ia baca.

‪4. Feeling‬

Ajari Mendengar dan mendengar Curhatan/Cerita sebagai Hoby. Anak feeling paling mudah menangkap pelajaran/pesan dengan Diskusi/Ngobrol santai, kehebatannya pada pendengarannya. Dari pada anda stress nyuruh anak Feeling membaca buku, (biasanya sulit) lebih baik anda bacakan, biar dia mendengarkan.  Jika ada sesuatu yang penting, sarankan ia untuk menulisnya, maka dengan sendirinya ia akan senang untuk belajar menulis.

‪5. ‎Insting‬

Ajari Menolong dan Terlibat dalam aktifitas belajar. Jika ada temannya yang tidak paham, ajari anak Insting anda untuk mengajari anak tersebut sampai paham. Keinginnan untuk menolong ini akan menjadi motivasi dan “pintu masuk” anak Insting untuk segera lebih pandai dari temannya. Agar ia bisa mengajari dan menolong temannya yang kesulitan dalam belajar.

Jika anda fokus pada satu kemampuan tersebut diatas, maka skillnya akan menjalar ke pada skill yang lainnya. Misal Jika anak Intuiting jadi senang menulis, maka ia otomatis akan menjadi senang membaca, sebab apa yang akan dia tulis, jika tidak ada yang ia baca. Anak Feeling yang senang mendengar, akan menjadi suka menulis, ketika ia merasa ada hal penting yang harus dia catat dari yang dia dengar.

Dengan ini kita sebagai guru/orang tua gak perlu stress ngajarin anak banyak kemampuan sekaligus. Cari tahu skill dominan yang harus dia miliki dengan mengetahui apa Mesin Kecerdasannya.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar